Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Tag: Tuan Guru Bajang

Masyarakat NTB Gelar Kampanye “Tolak Hoax & Fitnah” Bareng Demokrat

lombokonline.co.id, Mataram – Taman Udayana Kota Mataram, Minggu, (07/05/2017) dibanjiri lautan masyarakat NTB yang mengikuti kegiatan rutin Car free day setiap akhir pekan. Tidak kurang dari 50 ribu orang sesaki jalan Udayana dari ujung selatan, mulai dari depan Islamic Center hingga depan eks Bandara Seleparang Rembiga.

Saat itu, masyarakat NTB kompak menolak berita hoax dan fitnah. Gerakan rakyat tolak hoax dan fitnah itu dibubuhkan dalam bentuk tanda tangan pada 10 lembar baliho ukuran besar dan spanduk yang menampung 10.000 tanda tangan masyarakat dari berbagai kalangan.

Gerakan itu untuk mengingatkan semua pihak, masyarakat,  pers dan pemerintah untuk menumpas hoax dan fitnah demi keutuhan NKRI.

“Mari kita dukung pers yang merdeka, adil dan bertanggung jawab”, ungkap H. Sahran salah seorang tokoh masyarakat desa yang hadir pada acara tersebut. Penandatangan gerakan tolak Hoax dan fitnah juga untuk mendukung World Press Freedom Day  yang diperingati setiap 3 Mei 2017 di seluruh dunia.

Penandatanganan itu tercatat sebagai pemecah rekor MURI. Berdasarkan hasil penelitian tim dari MURI, dari 10.000 space tandatangan pada 10 spanduk besar, terdapat 9.709 orang yang membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk komitmen rakyat NTB menolak segala bentuk Hoax dan fitnah. Sebelumnya, di Kalimantan Timur tercatat 3.000 tandatangan dan di Jakarta hanya 1.000 tanda tangan.

Kegiatan itu sekaligus dirangkai kegiatan Partai Demokrat Peduli sebagai rangkaian Rakernas  Partai Demokrat yang dihadiri Presiden RI ke 6, Dr. Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Ibu Ani Yudhoyono. Hadir pula Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi bersama Hj. Erica Zainul Majdi, Agus Harimurti Yudhoyono dan pengurus teras Partai Demokrat serta para ketua DPD Partai Demokrat se-Indonesia beserta sejumlah kadernya.

Setelah penandatanganan spanduk tolak hoax dan fitnah di jalan utama Taman Udayana, SBY dan Gubernur TGB didampingi Hj. Ani Yudhoyono bersama Hj. Erica Zainul Majdi, AHY dan Pengurus Teras Demokrat lainnya, menuju lapangan Bumi Gora Udayana untuk me-lounching buku Twitter SBY karya Putu Swasta. Buku itu berisikan hasil twitt SBY selama menjadi Presiden RI.

SBY mengawali sambutannya dengan menyapa masyarakat NTB sebagai masyarakat yang ramah, rajin beribadah dan selalu diberi keberkahan. Ia mengungkapkan sejak mendarat  di BIL Sabtu kemarin, yang diresmikannya pada tahun 2012 yang lalu, SBY menyaksikan pembangunan NTB berkembang sangat pesat. Ini merupakan hasil kerja nyata dari Tuang Guru Bajang (Gubernur NTB, red), bersama seluruh aparat pemerintahan, para ulama dan segenap lapisan masyarakat NTB. Seraya menegaskan pembangunan NTB kemajuannya nyata.

“Hari ini ada dua hal yang saya lakukan, Pertama tadi saya telah menadatangani bersama ribuan masyarakat stop Hoax, stop fitnah. Negara ini negara hukum, negara keadilan, negara kesatuan,” terang Presiden SBY.

Sekarang ini berkembang berita Hoax, berita fitnah itu harus diperangi bersama. Banyak orang yang menjadi korban berita Hoax dan fitnah, termasuk dirinya dalam pilkada DKI. Ini tidak boleh terjadi di negara hukum, di negara yang berkeadilan. Hukum harus ditegakkan, aparat harus adil, kepolisian harus adil, penegak hukum harus adil dalam menegakkan atura. Dan juga pers harus adil. Tema pers yang adil, maka rakyat akan sejahtera.

Dari bumi Mataram ini kita gaungkan gerakan stop hoax dan fitnah, pers yang sehat, pers yang adil dan bertanggungjawab,” tutur SBY.

“Kedua, meluncurkan buku Twitter yang saya tulis ketika menjadi Presiden RI,” papar SBY.

Twitter itu dibuat sebagai salah satu jawaban atas perlakuan yang dirasakan kurang adil. “Banyak informasi dan kebijakan pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah saat itu tidak sampai kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, lebih banyak hal hal yang tidak baik yang muncul sebagai pemberitaan pers. Oleh karenanya, SBY membuat twitter di media sosial, sebagai salah satu sarana berkomunikasi dengan masyarakat.

“Dalam negara demokrasi semestinya siapa saja boleh Membuat Twitter, tidak dilarang”, ujarnya. Ini sebagai bentuk kemerdekaan pers, menurut SBY. Namun Presiden RI ke 6 itu menyayangkan bahwa beberapa  waktu lalu, ciutannya di twitter malah dipersoalkan sejumlah pihak. Kalau semuanya dilarang, berpendapat dilarang, pers dikekang dan twitter dilarang, maka menurutnya tamatlah kemerdekaan pers itu.

Rangkaian kegiatan Demokrat peduli dimeriahkan dengan berbagai kegiatan sosial, mulai dari gerak jalan sehat, start di lapangan Sangkareang dan finish di Taman Udayana dilengkapi dengan pembagian undian door price, kupon makan gratis untuk masyarakat, gelar lomba bola volly di lapangan kawasan Islamic Centre, dan pertandingan futsall antara group TGB dan AHY melawan group jurnalis di NTB.

Sore harinya dijadwalkan akan melaksanakan kunjungan dan dialog dengan masyarakat nelayan di Kampung Banjar Ampenan, penyerahan bantuan dan roadshow dari kampung ke kampung.

AHY : Pariwisata Lombok Luar Biasa, TGB Membangun NTB Dengan Jiwanya

lombokonline.co.id, Mataram – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai Pulau Lombok, NTB, memiliki potensi yang sangat luar biasa. Menurut AHY, Lombok merupakan salah satu contoh sukses provinsi yang membangun sektor pariwisata.

“Lombok luar biasanya potensinya, pariwisatanya, saya senang sekali mendengar terjadi peningkatan signifikan dari jumlah turis yang datang,” kata AHY di Mataram, NTB, Ahad (7/5).

AHY berharap, sektor pariwisata di NTB terus berkembang dan menjadi motor penggerak perekonomian di NTB. AHY juga mengharapkan perkembangan pariwisata NTB bisa semakin menarik minat para investor untuk menanamkan modalnya di NTB.

“Semoga investasi semakin berdatangan agar bisa semakin memperkuat infrastuktur (pariwisata) yang sudah baik. Harapan kita dengan demikian masyarakat NTB semakin sejahtera,” ucap AHY.

AHY menilai, pesatnya kemajuan NTB tidak lepas dari kepemimpinan Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi. Menurut AHY, Tuan Guru Bajang merupakan salah satu figur yang menjadi suri tauladan bagi masyarakat NTB, dan juga Indonesia.

“(TGB) Luar biasa, beliau adalah sosok figur yang kita banggakan, (TGB) merupakan pemimpin yang benar-benar mencintai rakyatnya sepenuh hati,” lanjut AHY.

AHY menambahkan, TGB merupakan pemimpin yang berhasil membangun Provinsi NTB, tidak hanya dari segi fisik melainkan juga mental masyarakat NTB.

“(Beliau) berupaya membangun tidak hanya secara fisik, infrastruktur, tapi juga membangun SDM, membangun jiwanya,” kata AHY.

AHY mengaku senang bertemu dengan puluhan ribu warga NTB yang berkumpul dalam jalan sehat dari Lapangan Sangkareang menuju monumen Bumi Gora di Jalan Udayana, Kota Mataram.

“Terlihat sekali masyarakat yang saya temui semuanya ceria dan bahagia, ini tak lepas dari apa yang telah dibangun (TGB) selama ini,” ungkap AHY menegaskan.

Gubernur NTB Akhirnya Komentar Terkait Miss Indonesia 2017

lombokonline.co.id, Mataram – Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi akhirnya mengeluarkan pernyataan terkait terpilihnya Achintya Holte Nilsen yang terpilih sebagai Miss Indonesia 2017 dengan berselempang mewakili NTB. Untuk bisa mewakili NTB, Gubernur mengatakan, tidak bisa begitu saja karena harus melalui mekanisme yang jelas.

“Jadi tidak bisa sembarangan ini mewakili NTB, ketika ditelisik ternyata tidak berasal dari NTB,” ungkapnya, Selasa (25/4).

Gubernur dua periode ini tidak mengetahui persis proses Achintya Holte Nilsen yang tiba-tiba muncul mewakil NTB dalam ajang Miss Indonesia. Dia mengatakan hanya sebatas tau dari pemberitaan. Namun begitu, Gubernur tetap menghargai hasil jerih payah dan usaha Achintya.

“Hanya mendengar sekilas saja. Tapi intinya, seperti tadi kita menghargai. Namun, tolong kalau mereperesentasikan NTB itu juga seharusnya ada pelibatan daerah,” tegasnya.

Menurut TGB, jika mengatasnamakan NTB, maka harus ada kesamaan visi terutama dalam membangun pariwisata. Tapi dia menghargai ajang itu sebagai kompetisi dan usaha yang dilakukan kontestan yang konon berdomisili di Bali itu.

“Ya prinsipnya kita menghargai dan mengapresiasi kontribusi dari siapapun. Tapi, jangan lupa ada aturannya,” cetus TGB.

Dia berharap supaya persoalan ini tidak dibesar-besarkan. Kejadian itu menjadi koreksi bersama seluruh pihak, termasuk penyelenggara dari kontes Miss Indonesia itu. Kalau memang ada nuansa tentunya merepresantasikan daerah, apalagi menggunakan nama daerah hendaknya disepakati dulu, bicara dulu dengan pemerintah daerah.

“Kan ada dinas pariwisata juga, ada stekholder juga di dalam daerah NTB. Jadi saya pikir kita saling menghargai supaya enak semuanya. Tapi, jangan diperpanjang lah,” pungkasnya. (prm)

Arief Yahya : TGB Adalah Gubernur Paling Komit Bangun Pariwisata

lombokonline.co.id, Mataram – Menteri Pariwisata RI, Dr. Ir. Arief Yahya menilai Dr. TGH. M. Zainul Majdi merupakan sosok gubernur yang paling komit membangun pariwisata. Hal itu disampaikan Menpar saat membuka Musyawarah Rencanan Pembangunan (Musrenbang) 2017 di Hotel Lombok Raya, Kamis (06/04/2017).

“Kalau saya mau berterus terang, saya hanya akan bantu provinsi, kabupaten/kota yang gubernur atau bupati/walikota yang komit dan konsisten membangun pariwisata,” ungkap Menpar saat itu.

Selain komitmen, Menteri yang pernah menjabat CEO Telekomunikasi Indonesia tbk. menilai pariwisata NTB saat ini tengah tumbuh dan menjadi perhatian dunia. Salah satu indikatornya adalah makin meningkatnya angka kunjungan wisatawan yang memenuhi destinasi-destinasi wisata di NTB. Namun, menurut Menpar, NTB belum dijadikan sebagai tempat tujuan utama (primary destination) bagi wisatawan. NTB masih menjadi pilihan kedua (secondary destinastion) bagi pelancong untuk berwisata, kalah dengan Bali yang sudah tenar di manca negara.

Menurutnya, saat ini Indonesia menempati posisi ke-empat di Global Muslim Travel Index, untuk wisata halal, setelah Malaysia, Uni Emirat Arab dan Turky. NTB merupakan satu-satunya destinasi wisata halal Indonesia yang masuk dalam posisi 4 tersebut.  Karena itu, untuk menjadi NTB sebagai destinasi utama di dunia, perlu penguatan branding. Saat ini, NTB sudah dikenal dunia sebagai salah satu destinasi halal dunia.

“Saya berbicara dengan Gubernur bagaimana NTB itu punya identitas. Dari itu, branding halal tourism kita kenalkan. Branding inilah yang harus kita perkuat,” ungkapnya saat itu.

Selain branding, faktor keamanan dan kebersihan harus menjadi perhatian dalam membangun pariwisata.

“Hanya saja, tempat-tempat wisata itu perlu dijaga kebersihannya. Kebersihan itu akan menghadirkan kenyamanan bagi siapa saja yang berkunjung,” tutur pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur itu.

Terkait kebersihan distinasi wisata dan sejumlah ruang publik, Gubernur menjelaskan menjaga kebersihan merupakan perilaku. Perilaku tersebut menurutnya perlu waktu untuk merubahnya. Namun, ia meyakini bahwa masyarakat NTB yang reiligious ini mampu menjadi contoh perilaku hidup bersih.

“Itu menurut saya merupakan potret bahwa masih banyak yang harus kita benahi, khususnya dari sisi perilaku,” jelas Gubernur hadapan sejumlah wartawan usai pembukaan Musrenbang. Karenanya, Gubernur yang akrab disapa TGB itu meminta dukungan semua pihak untuk menjaga kebersihan, terutama di destinasi wisata. Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan agar tercipta NTB yang bersih.

“Kita bangunlah bersama pariwisata kita ke depan, Lombok-Sumbawa bersih, NTB bersih. Kita ajak semua elemen masyarakat,” pungkas gubernur.

Pantau Keamanan Malam Natal, Gubernur NTB Bertemu Guru SD

lombokonline.co.id – Pada malam pelaksanaan Hari raya Natal Sabtu malam (24/12) kemarin, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi yang akrab dipanggil TGB didampingi kasat Pol PP NTB, Karo humas Protokol NTB, Kapolda, Dan Lanal, dan Perwakilan Dr Korem 162 WB bersama rombongan berkeliling memantau keamanan beberapa Gereja besar di Mataram.

Gubernur TGB hanya ingin memastikan bahwa pelaksanaan malam Natal di NTB tetap kondusif dan aktifitas kebaktian dapat berlangsung dengan aman, tenang dan nyaman. Salah satu Gereja yg dikunjunginya adalah GPIB Immanuel Mataram.

Usia berdialog dan foto bareng bersama jemaat gereja, TGB beserta rombongan meninggalkan gereja. Tak disangka, di pintu gerbang Gereja TGB berpapasan dengan salah seorang ibu jemaat Gereja yang ternyata guru-nya ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi saat bertemu dengan guru SDnya di Gereja imanuel mataram.
Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi saat bertemu dengan guru SDnya di Gereja imanuel mataram. Photo via kicknews.today

“Ibu Adel ya?, ini guru SD saya,” jelasnya sambil meminta ajudan untuk mengabadikan momen tersebut dengan kamera. TGB yang sedikit kaget dan tak menyangka bisa bertemu guru semasa SD nya tersebut pun memulai perbincangan dan bernostalgia dengan masa lalunya saat masih sekolah.

Meskipun hanya sebentar, pertemuan tersebut cukup mengesankan bagi Adel Margareta, guru TGB saat sekolah di SDN 3 Mataram (kini SD 6 Mataram) dulu. Adel mengaku senang karena TGB bisa mewujudkan kerukunan antar umat bergama dan merangkul semua kalangan di NTB.

“Saya senang sekali bisa bertemu dengan Bapak Gubernur. Dari dulu dia memang orangnya baik dan pintar, bahkan sejak kelas satu. Selain pintar, dulu dia nakal, ya kalau nakal wajar ya, karena masih kecil,” tutur Adel saat ditemui.

Ia mengatakan TGB waktu sekolah memiliki banyak saingan yang cukup hebat.

“Dikelasnya ada 2 murid yang memang sangat pintar, yakni dia dan Rully, anaknya Pak Saleh itu yang sekarang jadi dokter. Mereka berdua itu dulu saingan,” pungkasnya.

“Dulu dia juga paling suka usil dan ganggu-ganggu teman kelasnya. Dia hobi main kasti,” lanjut Adel sambil mengenang masa lalu-nya saat mengajar TGB.

Ia juga berpesan pada muridnya yang kini sudah menjadi Gubernur NTB tersebut untuk selalu merangkul seluruh umat beragama yang hidup rukun di Lombok. Adel juga berharap agar masyarakat di Lombok selalu bersatu dan damai.

“Kita semoga rukun selalu. Damai, sampai kapan pun kita bersatu, kita bersaudara. Gubernur merangkul seluruh umat yang ada di Pulau Lombok,” pesannya.

Secara terpisah, Gubernur NTB TGH. M. Zainul Majdi juga menyampaikan ucapan selamat natal kepada umat Kristiani yang merayakan Natal di NTB.

“Selamat merayakan hari Natal kepada umat Kristiani,” ujarnya. Zainul Majdi berharap hari Natal, yang dalam tradisi Kristiani itu dekat dengan makna kedamaian dan kebaikan, bisa menjadi pengingat, khususnya bagi umat Kristiani, bahwa beragama adalah menghadirkan kedamaian dan kebaikan.

Genpi Lombok Sumbawa : 7 Piala Untuk Ultah NTB ke 58

lombokonline.co.id – Provinsi Nusa Tenggara Barat pada 17 Desember 2016 akan genap berusia 58 Tahun. Alhamdulillah tahun 2016 ini adalah tahun yang berkah buat NTB. Selain mendapat predikat WTP selama 5 tahun berturut-turut, pertumbuhan ekonomi NTB adalah salah satu yang terbaik di Indonesia.

Berbagai event pada 2016 ini sukses di gelar di NTB, baik event berskala nasional maupun kelas internasional. Berbagai rute penerbangan baru juga dibuka pada tahun 2016 ini, Lombok-Makasar, Lombok-Bandung maupun Lombok-Solo.

Pencapaian di bidang pariwisata pun, pada 2016 ini sangat luar biasa. Pencapaian 3 juta wisatawan sudah dipastikan tercapai, mengingat rilis data per oktober lalu telah mencapai 2.8 juta wisatawan. Berbagai event yang sifatnya baru sukses terlaksana seperti Grand Fondo New York, Turnamen Golf, perhelatan music jazz berkelas dunia, dan lain-lain.

Oktober lalu, Menteri Pariwisata didampingi Gubernur NTB dan Kepala Dinas Pariwisata telah melaunching komunitas Genpi. Gerakan Pesona Indonesia (genpi) yang merupakan official comunity dari Kemenpar ini dibentuk untuk membantu daerah dan pusat dalam melakukan publikasi serta promosi pariwisata. Saat itu Menpar memberikan tantangan bagaimana Lombok bisa mempertahankan predikatnya sebagai World Best Halal Destination.

Desember ini, atas kerja keras tim Genpi, Disbudpar Prov NTB, komunitas blogger dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, NTB berhasil menyabet 3 predikat dalam World Halal Tourism Award dan 4 piala pada Kompetisi Pariwisata Halal Nasional 2016. Genpi melalui gerakan go-digital nya memang menjadi backbone yang diperhitungkan dalam upaya pemenangan Lombok di 2 awards tersebut.

Hal ini merupakan sebuah kebanggaan, dalam berbagai keterbatasan, ternyata prestasi tetap bisa diraih. Intinya ada pada keseriusan, ketepatan strategi dan ikhtiar yang tiada henti sesuai tagline ultah NTB yang ke 58 kali ini : NTB Gemilang, Ikhtiar Tiada Henti.

Ditemui terpisah, Koordinator Genpi Lombok Sumbawa Chotijah atau akrab dipanggil Mbak Jhe dan Ketua Tim Online Genpi  Lombok Sumbawa Jackysan menuturkan bahwa menjadi volunteer / relawan ini bukanlah sebuah perkara mudah. Banyak tantangan yang sifatnya internal maupun eksternal.

“Internal lebih pada bagaimana kita menjaga semangat dan komitmen, membagi waktu dan memenuhi target kerja promosi. Sedangkan eksternal lebih pada tantangan bagaimana meyakinkan publik bahwa kami ini adalah gerakan volunteer, suka rela bukan gerakan yang eksklusif, berbayar atau bahkan gerakan politis,” tutur Jhe.

“Kami turut bangga 3 bulan ini energi kami habiskan untuk mengajak masyarakat Lombok NTB dan Indonesia untuk vote, memberikan suara untuk kemenangan Lombok dan Indonesia. Walaupun sekedar ajakan vote ternyata juga gak gampang,” jelasnya.

Secara terpisah, Ketua Tim Online Genpi Lombok Sumbawa, Jackysan, menyampaikan bahwa seringkali merasa kewalahan dalam mensosialisasikan gerakan volunteer mereka.

“Masih banyak masyarakat yang apatis, mengira ini gerakan apa. Untuk itulah kami melakukan kegiatan semacam ini juga berorientasi untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam mempromosikan program-program pariwisata NTB,” pungkas Jackysan

Kemenangan Lombok tahun ini baik pada Kompetisi Pariwisata Halal Nasional (KPHN) maupun World Halal Tourism Award (WHTA) 2016 adalah pembuktian bahwa pada era digital ini zaman telah berubah, cara promosi juga telah berubah dari yang analog menjadi digital, sehingga dituntut untuk memanfaatkan dunia digital sebagai cara promosi yang lebih efisien, massif namun tetap efektif dan tertarget.

Sudah saatnya Lombok Sumbawa go-digital. Selain promosi, bisnis pariwisata juga harus segera beralih ke digital. Tentu saja kita tidak mau kalah dengan daerah lain, mengingat NTB (Lombok Sumbawa) adalah leader dalam berbagai hal terkait kepariwisataan.

Selamat Ulang Tahun NTB tercinta, kami bangga menjadi NTB. Bangga menjad bagian dari perjuangan menuju NTB yang makin Gemilang. (cho)

Pesan Gubernur NTB di acara Pelantikan Pengurus PHRI NTB

lombokonline.co.id – Pelantikan pengurus PHRI NTB kali ini ada sesuatu yang berbeda, bukan saja dikarenakan dirangkainya acara ini dengan kegiatan Silaturahmi antar pelaku Pariwisata Se- NTB tetapi kehadiran Bapak Gubernur NTB, Dr. KH . Zainul Majdi (TGB) yang mampu menjadi tempat curhat para pelaku pariwisata yang hadir.

Bukan seorang TGB namanya jika di dalam sambutannya beliau tidak memberikan pencerahan dan nilai-nilai positif yang dapat menjadi perenungan bagi para undangan yang datang.

Sambutan beliau di acara PHRI ini penuh dengan kejutan hikmah, kejutan Hikmah yang membuat para peserta yang hadir semakin yakin tentang akan semakin gemilangnya pariwisata NTB di masa yang akan datang.

Kejutan Hikmah pertama, Tetap Memprioritaskan Pariwisata diantara sederet agenda Beliau yang padat, menegaskan bahwa Pariwisata adalah pilar utama pembangunan di propinsi ini, pariwisata adalah jawaban dari bagaimana kelak NTB mampu menjadi propinsi yang maju di masa yang akan datang.

Kejutan Hikmah kedua, ada 3 Pesan Beliau kepada PHRI NTB :

1. Bayarlah Pajak secara jujur, jangan biasakan menjalankan bisnis dengan kecurangan , karena tidak akan pernah ada berkah disitu.

2. PHRI tumbuh dan maju harus disertai dengan menggandengan UKM , janganlah hanya berfikir tentang keuntungan semata, tapi bagaimana juga menghidupkan masyarakat sekitarnya.

3. PHRI haruslah menjaga persatuan diantara anggotanya, jangan saling memecah belah, jangan biasakan untuk berfikir negatif, lupakan itu, sekarang waktunya untuk membangun pariwisata bersama, periuk kita di NTB itu adalah pariwisata, jangan sampai kita yang mengotori itu.

Kejutan Hikmah 3, dipenghujung sambutannya para peserta tidak menyangka beliau secara spontanitas membuka dialog langsung dengan para tamu yang hadir, memanggil Kadisbudparnya untuk berdiri disampingnya guna mencatat apa saja yang dikeluhkan, apa saja yang perlu untuk segera dibenahi di pariwisata NTB.

Begitu banyak yang bertanya, ada satu yang kemudian yang mengagetkan peserta, ternyata salah satu undangan yang hadir adalah Mbak Ida, Pegiat pariwisata Desa Setanggor Lombok Tengah. Bapak Gubernur NTB memberikan kesempatan kepada dia untuk menjelaskan tentang potensi desanya dihadapan para pelaku Industri pariwisata dan para awak media yang hadir, dan terakhir tadi Mbak Ida menceritakan bahwa dia telah dihubungi oleh banyak travel dan media untuk tidak lama lagi mereka semua akan berkunjung ke desa Setanggor dan meliputnya.

PHRI NTB dibawah kepemimpinan Nakhodanya yang baru H. L. Abdul Hadi Faisal tentunya harus berjuang keras untuk mampu membuktikan bahwa apa yang dipesankan Bapak Gubernur diatas tadi mampu diwujudkan, menjadikan PHRI tidak saja berfikir nilai-nilai bisnis semata, melainkan bagaimana menghadirkan senyum tulus kepada setiap wisatawan yang datang ke hotelnya. Sukses PHRI NTB ! Sukses Lombok Sumbawa ! (Tr)

TGB Ajak Anak Bule Foto Dengan Burung Hantu, Come Here You Can Touch It

lombokonline.co.id, Lombok Utara – Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi datang ke acara pembukaan event Pesona Gili Indah. Acara tersebut berlokasi di dua tempat, yakni Gili Meno dan Trawangan, Sabtu (5/11). Sekitar pukul 12.40 wita, kedatangannya langsung disambut oleh warga setempat.

Ada yang menarik dari kedatangan orang nomor satu di NTB ini. Pria yang akrab disapa TGB itu, tidak hanya menyempatkan diri untuk menyapa para wisatawan, namun juga sempat terlihat berfoto dengan Burung Hantu yang ada di hotel yang didatanginya.

“Ini tidak menggigit kan? sudah jinak ya?” tanya Zainul Majdi.

Selain itu, ia juga meminta wisman yang masih bocah yang saat itu ada disebelahnya, untuk ikut berfoto bersama burung hantu tersebut.

“Come here, you can touch it,” katanya dengan bahasa Inggris.

Gubernur NTB juga direncanakan akan mengikuti serangkaian acara event pesona gili indah ini. Salah satunya yakni Colour run. Ia akan berlari menempuh jarak hingga 8 kilometer bersama ratusan peserta lain.

“Nanti Pak Kadis (Faozal) juga harus ikut loh ya,” minta TGB sembari bercanda.(iko)