Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Month: December 2016

Keren, Gubernur NTB Taklukkan 21K Lombok Marathon 2016

lombokonline.co.id – Dr. TGH. M. Zainul Majdi ikut ambil bagian menjadi peserta  Lombok Marathon 2016 kategori Half Marathon. Start Pukul 5.00 Wita pagi dari Senggigi pada hari Minggu (4/12), Gubernur berusia 44 tahun ini berhasil finish di Kantor Gubernur NTB yang menempuh jarak 21,097 Km dengan catatan waktu 2 jam 15 menit.

TGB yang merasakan langsung atmosfir berlari pada Lombok Marathon 2016 mengaku nyaman dan menikmati  rute yang dilaluinya.  “Rute Lombok marathon ini termasuk rute yang paling nyaman, karena banyak pohon dan lalu lintas juga terjamin, dan rutenya juga menarik, dari pantai masuk kota, juga ada sawah sedikit, jadi lengkap lah” jelasnya.

Gubernur berharap, Lombok marathon ini bisa menjadi ajang promosi wisata yang dapat meningakatkan kunjungan wisatawan. ”Bagus, Ke depan akan lebih ramai lagi. Bisa dua kali lipat daripada ini,” pungkasnya.

Lombok Marathon merupakan Lomba Lari Internasional  yang diikuti oleh 3000 peserta dari 16 negara dan pelari dari  berbagai daerah di Indonesia. Terdapat lima jenis lomba lari yang diperlombakan, yaitu full marathon, half marathon, Ekiden, 10k dan 5K. Rute dimulai dari dua tempat yaitu Senggigi untuk Ekiden, full dan half marathon. Semntara sisanya start di Bandara Selaparang. Untuk mengenalkan Budaya NTB pada dunia, para peserta dihibur dengan olahraga peresean, gendang Beleq, dan atraksi budaya lainnya.

Asyik, Warga Kini Dapat Nikmati Layanan Feri Rute Surabaya-Lombok

lombokonline.co.id – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengoperasikan perdana layanan feri jarak jauh lintas Surabaya-Lombok menggunakan kapal buatan anak bangsa, KMP Legundi pada Kamis (1/12/2016)

Kapal akan diberangkatkan dari dermaga Jamrud Utara 310, Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Pelabuhan Laut Pelindo III Lembar, Lombok.

Plt Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi mengatakan, ASDP telah berkomitmen untuk mendukung penurunan biaya tinggi logistik dan pengembangan sektor pariwisata melalui layanan feri jarak jauh.

“Pengguna jasa kini dapat menikmati perjalanan dari Surabaya menuju Lombok dengan KMP Legundi yang menyediakan berbagai fasilitas yang memberikan kenyamanan selama perjalanan. Tentunya, perjalanan dengan kapal ASDP ini lebih hemat, aman dan nyaman,” tutur dia, Kamis (1/12/2016).

Faik menambahkan, pengguna jasa dapat menikmati indahnya laut yang melintasi Surabaya-Lombok dari sudut jendela kapal pada ruang penumpang yang sudah full AC. Penumpang juga tidak perlu khawatir, karena PT ASDP memberikan layanan tambahan berupa satu kali makan tanpa biaya.

“Pelayaran Surabaya-Lombok dijadwalkan dua kali dalam satu minggu, dengan waktu pelayaran sekitar 21 jam,” tambah Faik.

Faik menuturkan, kapal ini dari Surabaya berangkat Senin dan Kamis, dari Lombok pada Rabu dan Sabtu. Sebagai perbandingan, untuk perjalanan Surabaya-Lombok melintasi jalur darat dan penyeberangan Jawa-Bali, waktu tempuh perjalanan bisa mencapai lebih dari 30 jam.

“Kami sebenarnya mengkaji juga untuk rute-rute yang lain, seperti Jakarta-Surabaya. Namun, untuk jangka pendek, rute Lembar-Surabaya dulu,” kata dia.

Tidak hanya ini, rencananya, secara bertahap ASDP akan menyiapkan lima unit kapal berkapasitas di atas 5.000 tonase kotor (Gross Tonnage/GT) untuk layanan feri jarak jauh. Dia menuturkan, kapal feri yang disiapkan mampu menampung 1.000 penumpang dan 100 truk.

Dengan layanan feri jarak jauh, Faik optimistis dapat mengurangi biaya logistik dan mendukung sektor pariwisata setempat. Bahkan, lanjutnya, layanan feri jarak jauh tersebut juga mampu mengurangi kepadatan lalu lintas darat.

Besaran tarif layanan feri jarak jauh:

Tarif penumpang dewasa Rp 72.000
Tarif anak- anak Rp 47.000

Tarif untuk kendaraan:

Golongan I Rp 117.000
Golongan II Rp 197.000
Golongan III Rp 392.000
Golongan IV Penumpang Rp 1.385.000
Golongan IV Barang Rp 1.252.000
Golongan V Penumpang Rp 2.657.000
Golongan V Barang Rp 2.194.000
Golongan VI Penumpang Rp 4.510.00
Golongan VI Barang Rp 3.629.000
Golongan VII Rp 4.574.000
Golongan VIII Rp 6.829.000
Golongan IX Rp 10.234.000. (Tarif belum termasuk biaya jasa pelabuhan).