Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Month: December 2016

DPD Asppi NTB Kembali Kirim Bantuan Untuk Banjir Bima

Aksi solidaritas untuk korban banjir bandang di Kota Bima semakin hari semakin meluas. Tidak mau ketinggalan, Organisasi pelaku pariwisata yang tergabung dalam Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD NTB juga melakukan penggalangan dana bantuan dari para pengurus dan juga anggota, serta mitra kerja mereka di NTB dan luar NTB.

Bahkan, penggalangan dana dan bantuan kali ini merupakan kali kedua-nya, dimana penggalangan dana tahap pertama mereka berhasil mengumpulkan sumbangan senilai Rp 25 juta yang kemudian dibelanjakan dan disumbangkan dalam bentuk barang, pakaian baru, sembako dan lainnya yang didistribusikan langsung melalui perusahaan cargo.

Ketua DPD ASPPI NTB, JN Wirajagat mengatakan bahwa dalam penggalangan dana tahap kedua ini ASPPI NTB melibatkan banyak pihak, termasuk ASPPI dari luar NTB, pemilik toko oleh-oleh dan juga beberapa pegawai Hotel yang menjadi mitra kerja mereka.

“Kami sadari bahwa banjir bandang di Kota Bima sungguh dahsyat, kami rasa penggalangan dana bantuan ini tidak cukup sekali saja, sehingga kami siapkan aksi kedua dengan melibatkan ASPPI daerah lain dan juga pemilik artshop, salah satunya Sasaku yang alhamdulillah bersedia menyumbangkan 1000 pcs baju baru untuk saudara kita di Bima,” tutur Wirajagat.

Diakui Jagat, dalam aksi penggalangan dana bantuan tahap II terkumpul senilai Rp 70 juta. Bantuan ini berupa pakaian baru, pakaian dalam, makanan cepat saji, popok bayi dan dewasa, alat mandi dan kebutuhan lainnya.

Setelah dibelanjakan, seluruh bantuan barang yang terkumpul lalu diserahkan ASPPI NTB ke Posko TGB Center untuk kemudian disalurkan badan otonom di Organisasi NW (Nahdlatul Wathan) tersebut ke Kota Bima. Secara simbolis, donasi ASPPI NTB tersebut kemudian diterima oleh Sekretaris Eksekutif TGB Center, Irzani, di kantor TGB Center, Jalan Langko No. 59 Mataram.

“Alhamdulillah, kami tidak akan melihat nilai atau nominal bantuannya, apalagi ini nilainya cukup besar. Yang terpenting adalah solidaritas dan partisipasinya,” sambut Irzani saat menerima bantuan tersebut.

Irzani menuturkan, TGB Center juga membentuk posko-posko bantuan di Kota Bima. Pihaknya menargetkan bantuan-bantuan yang masuk ke Posko TGB Center setiap harinya akan dikirim bertahap hingga status tahap darurat banjir berakhir pada tanggal 5 Januari mendatang.

Irzani yang baru saja pulang dari Kota Bima mengatakan, pihaknya disana sudah membuat dapur umum untuk memasok kebutuhan 3.000+ nasi bungkus setiap harinya.

Dia berterima kasih kepada para donatur dan juga anggota DPD ASPPI NTB yang sudah membantu penggalangan dana bantuan dan berharap organisasi kepariwisataan ini semakin maju dan semakin peduli kepada masyarakat.

Demi Korban Banjir Bima, TGB Jadi Tukang Foto Dadakan

lombokonline.co.id – Sebuah foto menarik tentang Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, hilir mudik di media sosial Facebook, beberapa hari ini. Dalam foto tersebut, terlihat gubernur yang akrab disapa TGB itu tengah memotret beberapa warga korban banjir yang ingin berpose bersama Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Sepintas, tidak ada yang istimewa dari foto dua orang perempuan dan seorang lelaki korban banjir Bima yang tengah berpose bersama Menteri Khofifah tersebut. Namun, foto itu menjadi menarik karena memperlihatkan bahwa orang yang menjadi “juru potret” mereka adalah TGB yang saat itu berkunjung menengok kondisi banjir Bima bersama Khofifah.

Begitu diunggah ke Facebook, foto tersebut pun mengundang perhatian khalayak. Sejumlah pengguna Facebook mengekspresikan keterkejutannya karena melihat aksi TGB yang cukup jarang dilakukannya tersebut.

Melalui akun Facebooknya, salah seorang pengguna Facebook, Asrarudin Hamid mengutarakan kekagumannya.

“Itu yang fotoin Gubernur NTB, Subhanallah sekali…..” tulisnya saat mengunggah foto yang belum diketahui sumbernya tersebut.(aan)

Hati-hati, Dalam Waktu Dekat Akan Ada Sweeping Guide Ilegal

lombokonline.co.id, Mataram – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB bersama DPD HPI Prov NTB, Satpol PP dan juga Polisi Pariwisata Polda NTB dalam waktu dekat ini akan mengadakan operasi pembinaan lapangan terhadap pramuwisata atau tour guide yang beroperasi di wilayah Lombok dan NTB.

Ketua DPP HPI Nusa Tenggara Barat, Ainuddin mengatakan bahwasanya pembinaan tersebut dimaksudkan untuk memajukan pariwisata di NTB.

“Ini tujuannya adalah pembinaan dan pengawasan, banyak oknum yang melakukan kegiatan guiding, padahal bukan pramuwisata. Dasar hukum kita ada di Perda Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 4 tahun 2016 tentang Pramuwisata. Jadi ini ada dasarnya, bukan mengada-ada,” jelas Ainuddin

Ainuddin juga menuturkan bahwa pembinaan ini nanti akan didampingi tim gabungan langsung di lapangan. Waktunya akan diacak dan dirahasiakan.

Menurutnya, sesuai aturan yang berlaku, para oknum guide ilegal ini bisa dikenakan sangsi denda atau kurungan jika ditemukan pelanggaran terhadap aturan. Beberapa point yang termasuk pelanggaran adalah tidak melengkap diri dengan atribut pada saat guiding bagi anggota, juga akan menindak tegas guide yang tidak memiliki lisensi alias bodong.

“yang termasuk pelanggaran adalah, jika dia anggota HPI tapi tidak bawa atribut pada saat guiding, atau guide tanpa lisensi alias bodong. Guide luar NTB yang nggak pakai guide lokal juga pelanggaran,” jelasnya

Oleh sebab itu, Ainuddin menghimbau kepada semua pelaku wisata khususnya anggota HPI agar segera melengkapi diri dengan atribut saat bekerja. Hal tersebut juga bermaksud untuk menjaga identitas asosiasi dan etika profesional selaku pramuwisata.

Sedangkan untuk yang belum mengantongi ijin atau lisensi, tidak dibenarkan untuk melakukan aktifitas guiding sebelum mengikuti diklat serta dinyatakan lulus dan memiliki ijin resmi.

“Ini penting untuk melindungi profesi guide yang profesional dan juga untuk menjaga mutu pelayanan dan service kepada wisatawan. Syarat untuk menjadi pramuwisata sudah ada di Perda yang dimaksud, dibaca saja.” Pungkasnya.

Investor China Segera Bangun Kereta Gantung ke Gunung Rinjani

lombokonline.co.id – Bupati Lombok Tengah, HM. Suhaili FT menegaskan akan mempermudah urusan perizinan untuk para investor yang ingin konsen merealisasikan investasinya di Kabupaten Lombok Tengah

“Termasuk investor yang ingin membuat kereta gantung menuju Rinjani,” jelas Suhaili (25/12)

Mega Proyek Kereta Gantung yang rencananya akan dibangun di kebun kopi Desa Lantan menuju Gunung Rinjani ini kata Suhaili, akan menjadi pilihan wisata yang menarik dan penyeimbang bagi wisatawan, terutama setelah beroperasinya kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort di Kuta Lombok.

Suhaili melihat, investasi di kawasan utara tersebut sudah dirancang sejak lama. Alhasil, para investor pun berdatangan. Salah satu diantaranya adalah investor asal China dengan perusahaan PT Indonesia Lombok Resort.

“Jika perlu sambil lari saya keluarkan izinnya. Tapi yang penting investornya serius. Bahkan Izin bisa kita nomor duakan, yang penting bangun saja dulu. Saya percaya, investor asal China ini serius ingin membangun, kita tunggu saja,” tegas Suhaili.

Menurut Suhaili, presentasi investasi sudah terlaksana, dipimpin langsung oleh Asisten II Setda Kabupaten Lombok Tengah, Nasrun, yang berlangsung Jum’at  (23/12) kemarin. Selanjutnya, ia meminta kepada instansi dan dinas terkait untuk terus mengawal proses perizinan dan juga pembangunan Kereta Gantung tersebut. Dimulai dari BPMP2T (Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu) sampai ke koordinasi lintas dinas dan instansi.

Menurutnya, koordinasi lintas instansi dan dinas ini harus segera dilaksanakan, bukan hanya tingkat provinsi, tetapi juga sampai ke pusat. Karena rencana pembangunan Kereta Gantung tersebut diperkirakan akan berpusat di beberapa titik di Gunung Rinjani.

Suhaili berharap investasi skala besar tersebut bisa mendatangkan manfaat besar juga, terutama dalam peningkatan kesejahteraan dan pemerataan ekonomi masyarakat sekitar.

Untuk mewujudkan rencana pembangunan Kereta Gantung tersebut, Suhaili berharap peran serta masyarakat sekitar wilayah pembangunan, terutama terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibnas).

“Alhamdulillah, pulau kita yang tercinta ini mulai dilirik investasi mega proyek besar di bidang pariwisata,” jelas Suhaili.

Secara terpisah, Asisten II Setda Loteng H Nasrun menuturkan, bahwa atas dasar itu, sudah menjadi tugas dan tanggungjawab bersama untuk mensukseskan pembangunan mega proyek tersebut. Bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), melainkan, seluruh dinas yang merasa berkaitan langsung dengan pengembangan pariwisata.

“Ini moment yang pas, apalagi, bapak bupati kan sudah mencanangkan Kabupaten Lombok Tengah ini sebagai kiblat pariwisata dunia,” pungkasnya

Pantau Keamanan Malam Natal, Gubernur NTB Bertemu Guru SD

lombokonline.co.id – Pada malam pelaksanaan Hari raya Natal Sabtu malam (24/12) kemarin, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi yang akrab dipanggil TGB didampingi kasat Pol PP NTB, Karo humas Protokol NTB, Kapolda, Dan Lanal, dan Perwakilan Dr Korem 162 WB bersama rombongan berkeliling memantau keamanan beberapa Gereja besar di Mataram.

Gubernur TGB hanya ingin memastikan bahwa pelaksanaan malam Natal di NTB tetap kondusif dan aktifitas kebaktian dapat berlangsung dengan aman, tenang dan nyaman. Salah satu Gereja yg dikunjunginya adalah GPIB Immanuel Mataram.

Usia berdialog dan foto bareng bersama jemaat gereja, TGB beserta rombongan meninggalkan gereja. Tak disangka, di pintu gerbang Gereja TGB berpapasan dengan salah seorang ibu jemaat Gereja yang ternyata guru-nya ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi saat bertemu dengan guru SDnya di Gereja imanuel mataram.
Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi saat bertemu dengan guru SDnya di Gereja imanuel mataram. Photo via kicknews.today

“Ibu Adel ya?, ini guru SD saya,” jelasnya sambil meminta ajudan untuk mengabadikan momen tersebut dengan kamera. TGB yang sedikit kaget dan tak menyangka bisa bertemu guru semasa SD nya tersebut pun memulai perbincangan dan bernostalgia dengan masa lalunya saat masih sekolah.

Meskipun hanya sebentar, pertemuan tersebut cukup mengesankan bagi Adel Margareta, guru TGB saat sekolah di SDN 3 Mataram (kini SD 6 Mataram) dulu. Adel mengaku senang karena TGB bisa mewujudkan kerukunan antar umat bergama dan merangkul semua kalangan di NTB.

“Saya senang sekali bisa bertemu dengan Bapak Gubernur. Dari dulu dia memang orangnya baik dan pintar, bahkan sejak kelas satu. Selain pintar, dulu dia nakal, ya kalau nakal wajar ya, karena masih kecil,” tutur Adel saat ditemui.

Ia mengatakan TGB waktu sekolah memiliki banyak saingan yang cukup hebat.

“Dikelasnya ada 2 murid yang memang sangat pintar, yakni dia dan Rully, anaknya Pak Saleh itu yang sekarang jadi dokter. Mereka berdua itu dulu saingan,” pungkasnya.

“Dulu dia juga paling suka usil dan ganggu-ganggu teman kelasnya. Dia hobi main kasti,” lanjut Adel sambil mengenang masa lalu-nya saat mengajar TGB.

Ia juga berpesan pada muridnya yang kini sudah menjadi Gubernur NTB tersebut untuk selalu merangkul seluruh umat beragama yang hidup rukun di Lombok. Adel juga berharap agar masyarakat di Lombok selalu bersatu dan damai.

“Kita semoga rukun selalu. Damai, sampai kapan pun kita bersatu, kita bersaudara. Gubernur merangkul seluruh umat yang ada di Pulau Lombok,” pesannya.

Secara terpisah, Gubernur NTB TGH. M. Zainul Majdi juga menyampaikan ucapan selamat natal kepada umat Kristiani yang merayakan Natal di NTB.

“Selamat merayakan hari Natal kepada umat Kristiani,” ujarnya. Zainul Majdi berharap hari Natal, yang dalam tradisi Kristiani itu dekat dengan makna kedamaian dan kebaikan, bisa menjadi pengingat, khususnya bagi umat Kristiani, bahwa beragama adalah menghadirkan kedamaian dan kebaikan.

Disbudpar NTB Mulai Benahi Destinasi Wisata Pantai Selatan Lombok

lombokonline.co.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nusa Tenggara Barat mengarahkan pantai selatan Lombok Tengah  dan Lombok Barat sebagai pengembangan destinasi pariwisata baru di tahun 2017.

Destinasi yang dimaksud berada di sepanjang pesisi pantai Kabupaten Lombok Tengah hingga Kabupaten Lombok Barat. Kawasan pantai selatan ini berada di luar Kawasan Pariwisata Mandalika Lombok yang ditangani oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia sebagai badan usaha milik negara.

Beberapa destinasi yang akan dipercepat pengembangannya adalah pantai Mawun, Selong Belanak, Pantai Semeti, dan juga Pantai Telawas (yang tidak kalah bagusnya dengan kawasan wisata Raja Ampat, Papua Barat).

Kemudian di wilayah Kabupaten Lombok Barat ada pantai Sekotong, Desert Point Bangko-Bangko, Teluk Mekaki, juga Pantai Nambung (yang pada jam tertentu air pasang tumpah melalui bukit di tengah laut dan menyerupai air terjun).

“Kami akan melakukan penguatan pantai selatan,’” kata Kepala Disbudpar NTB Lalu Moh Faozal sewaktu berbicara pada Refleksi Pembangunan Kepariwisataan NTB 2016, Jum’at 23 Desember 2016.

Selain itu, juga melakukan penguatan Rinjani yang lembah gunung tersebut, Sembalun Lawang di Lombok Timur telah dua kali memenangkan predikat Destinasi Wisata Halal Bulan Madu, kemudian juga melakukan pembenahan pulau Moyo yang dikenal menjadi lokasi peristirahatan para selebritas dunia.

“Pembenahan ini juga insya Allah akan sampai juga ke kawasan Tambora di Dompu dan Bima,” ujarnya.

Pada tahun 2017, kepariwisataan NTB memperoleh pendanaan sebesar Rp 41,5 miliar dari APBD NTB. Jumlah tersebut belum termasuk APBN yang berasal dari anggaran Kementerian Pariwisata.

“Kami ingin mencapai target kunjungan empat juta orang tahun 2018,” ucapnya.

Pada 2016 ini, diyakini mampu memenuhi target kunjungan tiga juta orang. Sedangkan sampai September 2016 lalu sudah tercatat kunjunangan 2,586 juta orang wisatawan. Karena itu, tahun 2017 mendatang menargetkan NTB dikunjungi 3,5 juta orang.

Oleh karenanya, Faozal mengatakan, tetap fokus pembenahan penguatan destinasi. Selain itu juga penguatan kelembagaan mulai dari audit kelas hotel untuk sertifikasi, juga sertifikasi halal, lisensi pemandu wisata.

Direktur Pengamanan Obyek Vital Kepolisian Daerah NTB Komisaris Besar Eko Waluyo mengatakan pentingnya keamanan terhadap wisatawan. Ia beberapa kali dikunjungi tamu dari Inggris yang bertanya masalah keamanan untuk warganya.

“Langkah apa yang disiapkan terhadap warga asing? itu menjadi PR kita bersama” katanya.

Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air setiap hari dikunjungi 29 kapal cepat yang membawa wisatawan.

Ia menyebutkan tidak sepenuhnya masalah keamanan menjadi tanggung jawab polisi. adanya gangguan penjambretan terhadap wisatawan perlu diatasi seluruh pihak.

“Kami tidak masalah kebutuhan personilnya. Tetapi memerlukan lahan untuk keberadaan polisi,” ujarnya.

Disbudpar NTB menetapkan lima kota besar untuk ditargetkan kunjungan wisatawannya ke Lombok dan Sumbawa. Penerbangan dari Jakarta, selama ini sehari delapan kali, Yogyakarta, Solo, Kupang, masing-masing sekali sehari. Dari Surabaya pun delapan kali sehari. Sedangkan Makassar dua kali sehari.

Penggundulan Hutan, Penyebab Utama Banjir Bandang di Bima

lombokonline.co.id – Banjir yang merendam Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), sejak Rabu dinihari, 21 Desember 2016, menyebabkan ribuan rumah di lima kecamatan terendam. Namun, warga di sebagian wilayah, seperti di wilayah Raba, sudah kembali ke rumah setelah banjir setinggi 1 meter surut.

“Sedangkan, wilayah di Paruga, lokasinya tadi malam sudah bisa ditembus TNI dan Brimob untuk membagi-bagikan makanan. Daerah itu sebelumnya sulit dijangkau karena paling dekat dengan sungai,” kata Kasi Tanggap Darurat BPBD NTB Agung Pramudiya, Kamis (22/12/2016).

Ia menyatakan, masyarakat yang masih masih mengungsi dievakuasi ke sejumlah tempat, seperti Masjid Baitul Hamid dan Masjid Agung Kota Bima. Sejumlah bantuan yang diangkut dalam dua truk logistik dalam perjalanan menuju lokasi bencana.

Begitu pula dengan delapan unit genset, tenaga aki listrik dan perahu-perahu karet dikirimkan BPBD Provinsi yang dipimpin langsung Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi.

“Kemudian, mudah-mudahan jembatan darurat segera terbangun supaya akses ke lokasi bencana segera terbuka,” kata Agung.

Ia menyatakan cuaca hari ini di sekitar Lombok dan Sumbawa sudah mulai membaik. Meski ada gerimis kecil, BMKG setempat menyebutkan awan cumulonimbus sudah bergerak ke utara dan matahari mulai muncul di lokasi tersebut.

“Artinya, awan (penyebab hujan) itu sudah meninggalkan Pulau Sumbawa dan kemungkinan aktivitas penerbangan bisa normal kembali hari ini,” kata Agung.

Ia menyatakan, selain curah hujan tinggi beberapa hari terakhir, banjir di Bima juga kemungkinan disebabkan penggundulan hutan yang terjadi di kawasan tersebut. Sungai yang ada tidak mampu lagi menampung debit air yang melimpah sehingga membanjiri kawasan berbentuk perbukitan itu.

“Semoga jadi pelajaran bagi masyarakat ke depannya untuk bagaimana memulihkan kondisi lingkungan,” kata Agung.

Sementara itu, Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menerangkan, banjir yang melanda Kota Bima, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima juga dipicu oleh keberadaan siklon tropis Yvette yang berada di Samudra Hindia Selatan Bali.

“Adanya siklon tropis tersebut telah memicu hujan ekstrem di beberapa wilayah di NTB, di antaranya Bima dan Sumbawa. Selain itu, Kota Bima berada pada topografi cekungan,” kata Sutopo dalam keterangan tertulisnya.

Akibat banjir yang menerjang Bima, listrik padam dan komunikasi sulit dilakukan. Bandara Bima juga sempat tak bisa digunakan karena terendam banjir, serta lima penerbangan kemarin dibatalkan.

Banjir bandang yang melanda Kota Bima dan sejumlah desa di Kabupaten Bima, Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, juga menyebabkan beberapa perangkat vital milik operator seluler PT Telkomsel terganggu.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati menyampaikan permohonan maaf sehubungan dengan gangguan telekomunikasi yang dialami oleh sebagian pelanggan di wilayah Bima, NTB dan seluruh pelanggan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas gangguan telekomunikasi yang disebabkan bencana alam,” kata dia melalui keterangan tertulis seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan, banjir besar yang melanda Kota Bima dan beberapa desa di Kabupaten Bima mengakibatkan beberapa perangkat harus dimatikan untuk mencegah kerusakan yang akan merugikan pelanggan dalam jangka panjang.

Telkomsel saat ini sedang memperbaiki jaringan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan layanan komunikasi dapat secepatnya pulih kembali.

“Kami berupaya melakukan perbaikan agar secepatnya telekomunikasi, terutama di daerah terdampak banjir, bisa segera pulih,” ujar Adita.

Banjir Bima, Gubernur NTB Tetapkan Status Tanggap Darurat 3 Hari

lombokonline.co.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH M Zainul Majdi menetapkan status tanggap darurat selama tiga hari pasca banjir bandang menerjang Kota Bima, Rabu (21/12/2016).

“Tanggap darurat itu tiga hari, mulai hari ini mulai jam ini,” kata Zainul Majdi di sela-sela kunjungannya di Bima, Kamis (22/12/2016).

Zainul mengatakan, tanggap darurat diprioritaskan pada keselamatan jiwa dan kesehatan warga yang menjadi korban banjir. Selain itu, suplai logistik khususnya makanan siap saji dan air minum juga menjadi prioritas pascabanjir di Bima.

Zainul meminta sarana kesehatan yang berada di Kota Bima untuk segera dipulihkan. Termasuk pasokan listrik dan air bersih untuk warga.

“Karena pascabencana itu biasanya banyak warga yang gangguan kesehatan. Setelah itu kita lakukan pembersihan dan normalisasi kawasan, mudah-mudahan bisa lancar,” kata Zainul.

Dalam kunjungannya Gubernur mengajak seluruh warga untuk berdoa, mudah-mudahan kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Karena tadi BMKG menyampaikan masih ada bibit-bibit badai yang akan terbentuk dan itu potensial menyebabkan dampak di daerah NTB termasuk di Bima,” katanya.

Pasca Banjir, Kota Bima Masih Lumpuh meski Banjir Telah Surut

lombokonline.co.id – Kota Bima masih lumpuh meski banjir sudah berangsur-angsur surut, Kamis (22/12/2016).

“Secara umum kota Bima Lumpuh total. Perkantoran, sekolah dan perdagangan tidak bisa berjalan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat H Muhammad Rum melalui pesan singkat yang diterima, Kamis siang.

Dia menuturkan, saat ini seluruh lapisan masyarakat, bersama pemerintah, TNI/Polri, Basarnas dan relawan sibuk membersihkan lumpur bekas banjir.

“Sampai saat ini belum, ada laporan korban jiwa yang diterima BPBD NTB,” ujar Rum yang saat ini sedang berada di kota Bima.

Tidak hanya itu, lanjut Rum, sambungan telekomunikasi di kota Bima mengalami gangguan, akibatnya jalur komunikasi menjadi sulit.

“Saat ini yang dibutuhkan warga adalah air mineral dan makanan serta obat-obatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Basarnas NTB Nanang Sigit, mengatakan, Basarnas terus melakukan penyisiran ke sejumlah permukiman warga yang terkena banjir bandang.

“Kami, Basarnas, sifatnya darurat membantu warga yang terkena banjir untuk segera dievakuasi ke tempat yang lebih aman,” ucapnya.

Dia mengatakan, saat ini banjir sudah surut dan warga sudah mulai membersihkan rumah-rumah mereka. Sejauh ini, lanjut Nanang, tidak ada korban jiwa.

“Jadi banjir hanya merendam rumah-rumah warga. Tidak sampai ada menimbulkan korban jiwa,” tandasnya.

Menjelang Pergantian Tahun, Penyeberangan ke Gili Trawangan di Tutup

lombokonline.co.id – Selain wisatawan mancanegara, juga wisatawan nusantara, penduduk lokal Pulau Lombok juga nampaknya banyak yg menjatuhkan pilihan untuk tahun baruan di Gili Trawangan. Untuk menghindari membludaknya Gili Trawangan, Dishubkominfo (Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika) akan membatasi jam penyeberangan menuju Gili T.

“Agar arus libur tahun baru tetap lancar dan meminimalisir kejadian yang tidak kita inginkan, kami akan kirim personil juga kesana,” ujar Kadishubkominfo Kabupaten Lombok Utara, Sinar Wugiyarno, Rabu (14/12).

Meski demikian, pihaknya belum bisa memastikan jam penutupan penyeberangan menuju Gili Trawangan. Sebab, Dishubkominfo belum menggelar rapat dengan pihak-pihak terkait.

“kita sepakati bersama nanti di waktu rapat dan akan diumumkan di spot spot penyeberangan,” tegasnya.

Meninjau peraturan tahun-tahun sebelumnya, penyeberangan menuju Gili Trawangan pada malam pergantian tahun dibatasi hingga pukul 19.00 wita, bisa jadi tahun ini ditutup lebih cepat. Sinar Wugiyarno juga sangat setuju dengan sistem pemeriksaan identitas bagi pengunjung Gili. Menurutnya, keamanan di malam perayaan tahun baru adalah prioritas dan kewajiban semua pihak.

“Itu kan tujuannya baik, bukan membatasi kebebasan orang untuk ber-tahun baru. Maksudnya supaya tidak semua orang bisa bebas keluar masuk kesana, ini juga kan sebagai upaya mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan. Pemeriksaan KTP atau Pasport juga aturan yang bagus, yang tidak membawa identitas jangan diijinkan masuk. Kita tidak tahu siapa diantara pengunjung yang membawa barang-barang terlarang dan sebagainya, pokoknya kali ini jangan sampai ada lagi isu-isu teror bom seperti tahun lalu” lanjutnya.

Rencananya, aparat Desa setempat yang didampingi APGT akan bekerjasama dengan pengaman pulau / security Island, juga kepolisian dan jajaran TNI untuk memeriksa pengunjung yang masuk ke Gili Trawangan pada perayaan pergantian tahun 2017 nanti. Bahkan pembagian wilayah pintu masuk juga akan diberlakukan, yaitu hanya melalui pelabuhan dan dermaga jetty yang tersedia dan disepakati.