Sade dan Rambitan – Perkampungan Tradisional Asli Suku Sasak

Berada tepat di tepi jalan raya menuju Pantai Kuta dan berjarak sekitar 5 kilometer dari Bandara Internasional Lombok, Dusun Sade dan Dusun Rambitan tidak lah sulit untuk ditemukan. Sebagai salah satu perkampungan suku Sasak yang merupakan suku asli masyarakat Lombok, bangunan yang berdiri masih sangat tradisional dengan terbuat dari kayu dan bilik bambu serta beratapkan ijuk jerami.

Desa Sade Suku Sasak Lombok

Desa Sade Suku Sasak Lombok

Rumah Tradisional Adat Sasak

Rumah adat Suku Sasak berdinding anyaman bambu dan disangga oleh beberapa pilar yang terbuat oleh bambu. Atap rumahnya berbentuk seperti gunungan dan terbuat dari jerami yang disusun lau diikat dengan tali. Sedangkan lantainya terbuat dari campuran tanah, getah kayu pohon serta abu jerami. Untuk menjaga agar lantai rumahnya tetap kuat dan tahan lama, Suku Sasak sering mengolesi lantai rumah mereka dengan kotoran sapi atau kerbau. Sebagian dari mereka juga menggunakan kotoran sapi atau kerbau ini dalam campuran bahan material pembuat lantai. Alasannya agar lantai lebih kuat dan tidak lembab.

Bentuk rumah penduduk sangat unik yaitu terdiri dari 2 ruang, ruang pertama bagian depan ruang yang terdapat setelah kita memasuki pintu utama rumah setelah itu terdapat ruang dalam yang letak lantainya lebih tinggi 2 anak tangga dari lantai ruang depan, untuk memasuki ruang dalam kita harus melewati pintu kayu yang berukuran kecil dengan tinggi sekitar 150 cm dan berbentuk oval.

Di ruang dalam ini terdapat 2 tungku untuk memasak yang terbuat dari tanah dan menyatu dengan lantainya. Masyarakat Sade memasak menggunakan kayu sebagai bahan bakarnya, tidak jauh dari tungku terdapat ruang dengan dinding bilik bambu yang merupakan ruang tidur. Jarak antara lantai dengan atap sangat tinggi sehingga udara di dalamnya terasa sejuk. Rumah-rumah berjajar rapi dengan tinggi yang hampir sama antara satu rumah dengan rumah yang lainnya sehingga terkesan sangat rapih.

Kehidupan Desa Tradisional Adat Sasak

Pada bagian luar rumah tepatnya di depan rumah terdapat bagunan lumbung padi yang bentuknya sangat khas, pada bagian bawah lumbung terdapat bale-bale tempat penduduk berinteraksi sekaligus menjaga lumbung. Jalan penghubung antara rumah masih terbuat dari tanah tetapi ada beberapa bagian jalan yang sudah dibuat dengan semen dan ubin.

Tenun Ikat Sasak - Lombok

Tenun Ikat Sasak – Lombok

Mata pencarian penduduk adalah bertani sementara para wanitanya bertenun membuat kain sendiri dengan motif khas cicak, hasil tenun di pasarkan pada art shop dan juga di sekitar rumah dengan harga bervariasi tergantung ukuran dan tingkat kerumitan proses pembuatan kain tenun.

Selama di dalam dusun ini sangat terasa kenyamanan dan kedamaian lingkungan, kenyamanan yang sangat sulit didapat di kota besar, walaupun dusun Sade berada di tempat keramaian tepi jalan raya sungguh terasa sekali petualangan saat berada di dalamnya.

Dusun Sade merupakan salah satu dusun tradisional yang masih bertahan diantara ratusan dusun tradisional yang ada di Indonesia dan merupakan kekayaan budaya negara kita. Semoga tetap bertahan di tengah derasnya arus modern.

Incoming search terms:

rumah adat sasak, rumah adat lombok, Desa Sade Rambitan Lombok, visitlomboksumbawa com sade-dan-rambitan-perkampungan-tradisional-asli-suku-sasak, Desa Rambitan, rumah adat suku sasak, rumah adat suku sasak lombok, suku sasak lombok, rumah sasak lombok, adat sasak lombok, rumah adat sasak lombok, lokasi rumah sade, descriptive text tempat wisata sade lombok, buah kulukuma lombok, descriptive text desa sade, inggris sejarah desa sadw, buah kulukuma, bahasa rembitan, aslli adat sasal, sejarah sasak sade memaki bhs inggris,